Kisah pembuatan paspor Berry Clan di Kantor Imigrasi

PhotoGrid_1480512909533.png

Jadi, ceritanya Berry Clan bertigaan mau membuat/memperpanjang paspor nih. Paling males deh kalau yang jenis-jenisnya harus ke kantor-kantor pemerintahan. Udah kebayang ribetnya duluan. Ternyata ya, pembuatan/perpanjangan paspor itu susah-susah gampang. Sebenernya ini semua karena banyak informasi yang simpang siur, tapi sistemnya sendiri sekarang sudah jauh lebih mudah dibandingkan jaman dulu waktu pertama membuat paspor.

MamaBerry sempet cari di internet tentang tata cara pembuatan paspor anak ada informasinya, tentang pembuatan paspor dewasa juga ada, tentang E-pasport juga ada. Sayangnya, MamaBerry gak nemu yang membahas gimana caranya membuat paspor untuk sekeluarga sekaligus. Udah gitu, baca beberapa blog yang timelinenya beda beberapa bulan, tata caranya juga udah berubah. Dalam journey kali ini (yaelah) MamaBerry banyak nyontek dari blognya Papa Hazel disini. Iya, dong journey, ini kan titik awal LilBerry jadi lil wunderlust, her 1st trip abroad (walaupun sejak 4 bulan udah sering kita bawa jalan-jalan domestik yaa).

Penting nih, pilihlah Kantor Imigrasi yang tepat untuk buibu. Kalau mau rajin, lurking dulu deh jumlah antrian secara online disini. Sampai saat blog ini ditulis, untuk antrian Priority yang paling irit antrinya tuh di Soekarno-Hatta.

MamaBerry pilih Kantor Imigrasi Jakarta Selatan dengan pertimbangan ruang menyusuinya nampak kece dan lebih deket ke rumah. Tadinya galau antara Selatan sama Soetta yang denger-denger lebih sepi, tapi dengan pertimbangan jarak, akhirnya memilih yang di Selatan. Setelah liat antrian online di Soetta jauh lebih sedikit pasa hari H, jadi nyesel, eh gak boleh, harusnya bersyukur ajah udah selesai nih urusan Paspor.

Untuk E-Paspor sementara hanya dapat dilayani di:
1. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan
2. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat
3. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta
4. Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat
5. Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara
6. Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Priok
7. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya
8. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam

Processed with VSCO with hb1 preset

Persyaratannya STRICT. Follow the rules atau buibu akan repot sendiri. IInget ya, semua fotokopi harus dikertas A4 (1 rangkap cukup per orang) dan jangan dipotong! Bawa semua dokumen asli, akan di cek diawal dan kalau tidak lengkap disuruh pulang. Isi formulir harus dengan pulpen hitam. Kalau misalnya ada yang kelupaan, segera cari tukang fotokopi di sebelah Kantor Imigrasi yang udah pengalaman abis urusan dokumen paspor (jalan ke arah parkiran motor, terus keluar).

Persyaratan paspor anak (asli dan fotokopi A4):
1. Akte Lahir Anak
2. KTP Orangtua – PENTING. Kopian KTP kedua orang tua dalam 1 kertas A4
3. Kartu Keluarga
4. Akte Lahir Orangtua atau Ijazah
5. Buku/Akta Nikah Orangtua
6. Paspor Orangtua – PENTING. Kopian paspor kedua orang tua dalam 1 kertas A4
7. Surat pernyataan orang tua bermaterai – PENTING. Ada di tukang fotokopi dibawah atau di bagian Informasi

Persyaratan paspor dewasa (asli dan fotokopi A4):
1. Akte Lahir atau Ijazah
2. KTP Orangtua
3. Kartu Keluarga
4. Buku/Akta Nikah
5. Paspor lama (jika ada)
6. Surat ganti nama (jika ada) – PENTING. Ini juga akan agak ribet kalau ada perbedaan nama di dalam dokumen-dokumen persyaratan
7. Surat pewarganegaraan (jika ada)

Biar gak ribet (secara ngurusinnya 3 orang sekaligus, dengan dokumen yang serupa, namun tak sama) MamaBerry udah pisah-pisah semua fotokopi persyaratan ke dalam 3 amplop berbeda untuk Berry, MamaBerry dan PapapBerry. Satu lagi amplop untuk semua dokumen asli.

Processed with VSCO with hb1 preset

Nah, jenis nomor antrian ada 5 nih:
1. Priority (lansia, balita, ibu hamil, orang sakit dan penyandang catat) Nomor 1-XXX (ini ada kuota ya, ada yang bilang 30, ada yang bilang 60 per hari)
2. Walk-in Nomor 2-XXX
3. Online (khusus non E-pasport)
4. Pengambilan paspor Nomor 5-XXX
5. Pemohon paspor hilang/rusak/perubahan data pada halaman identitas Nomor 6-XXX

Jam operasional Kantor Imigrasi untuk pembuatan paspor tuh pukul 07.30 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB, setelah jam tersebut sudah tidak terima orang lagi. Tapi.. datanglah sepagi mungkin, karena antrian per kedatangan. Berry Clan dateng dari jam 5 pagi dan kami dapet nomor 1! Itu ajah untuk yang non-prioritas antriannya udah 30 orang lebih. Pengambilan nomor antrian tidak dapat diwakilkan dan harus dapat menunjukkan persyaratan lengkap permohonan paspor.

Processed with VSCO with b1 preset

Flow Pembuatan Paspor
1. Duduk manis di ruang tunggu prioritas/non-prioritas. Datanglah sepagi mungkin. Inget, pukul 07.30-10.00 WIB. Diatas itu anda bisa #sepet kalau baca plang “ANDA SUDAH TERLAMBAT” (please deh..)
2. Tunggu dipanggil untuk naik ke atas untuk pengecekan dokumen asli dan diberikan nomor antrian dan formulir. Untuk yang pembuatan E-paspor jangan lupa bilang ya, nanti di formulirnya cap merah E-PASSPORT. Jangan lupa, huruf cetak & pulpen item.
3. Sembari nunggu dipanggil, isilah formulir, cek lagi kelengkapan. Jangan lupa surat pernyataan orang tua untuk yang apply paspor anak dibagian Informasi.
4. Setelah itu dipanggil ke counter untuk cek kelengkapan dokumen dan keabsahan persyaratan, pengambilan foto dan sidik jari, wawancara, verifikasi dan adjudikasi, serta diinformasikan jumlah yang harus dibayarkan untuk yang walk-in. Terakhir diberikan Tanda Terima Permohonan Paspor.
5. Pengambilan paspor biasa 3 hari kerja dan untuk E-passport 5 hari kerja, setelah pembayaran dan semua persyaratan lengkap. Pengambilan paspor diatas jam 1 yaa..

Processed with VSCO

Anyway, singkatnya Berry Clan sampai di Kantor Imigrasi sekitar jam 5.30 pagi dan semuanya beres sebelum jam 9 WIB. Lama di nungguin jam operasionalnya, kan baru start jam 7.30.

MamaBerry dan LilBerry diantar ke ruang prioritas, eh PapapBerry dipisahkan disuruh antri dengan yang non-prioritas. Zonk. Padahal udah ngotot loh sama satpamnya. “Dokumen asli kan cuma ada 1, saya yang pegang semua, nanti suami saya gimana?” Tetep dong, satpamnya gak punya belas kasihan. Papap jadi ikut antrian yang panjanggg dan gak dapet duduk. Padahal udah disana jam 5.30 loh. Sad. #sepet

Pas di dalem, padahal ada beberapa keluarga dengan BATITA yang cuek bebek ajah barengan masuk ke ruang prioritas. MamaBerry jadi #KZL terus nanya ke satpam yang lain, kok itu bapaknya bisa ikutan masuk. Ternyata si satpamnya baek euy, dia bilang harusnya bilang aja bapaknya cuma nemenin kok, nanti diatas tetep minta nomor antrian ajah. Terus satpam yang baik hati ini bilang, “harusnya datengnya Selasa/Jumat, non.. soalnya operasional lebih pagi, mulai jam 6..” #sepet

Okelah, akhirnya waktu udah dipanggil ke atas, MamaBerry dengan PD jaya bilang “3 orang ya, 1 anak dan 2 dewasa” Done. Dikasih 2 nomor antrian prioritas dan 1 nomor antrian dengan kode 2-1XXX. Jadi, Papap dapet no 1 setelah yang prioritas kelar, si prioritas limitnya 30 orang untuk Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, jadi Papap paling jelek antrian 31 deh. Mama & Berry kelar jam 8 WIB, Papap kelar sebelum jam 9 WIB. Fast.

Processed with VSCO with hb1 preset

Anyway.. some Berry tips nih, terutama kalau bawa anak:
1. PULPEN ITEM. Period.
2. Make sure semua dokumen/asli lengkap
3. Begitu dapet nomor, langsung ke informasi ambil si Surat Pernyataan Orang Tua (ada juga di tempat fotokopi bawah)
4. Travel light sebisa mungkin
5. Pasukan untuk gantian jaga anak. Ncus/Oma/Opa. MamaBerry sih tadi rempong banget sendirian bawa bayi (untung ada ErgoBaby!), diaper bag, tas dokumen & tas cemilan. Yah, emang lebay sih bawa cemilannya, abis kirain bakal nunggu lama banget).
6. Bawa minum dan cemilan!
7. Bawa peralatan si anak dan nursing cover untuk yang masih menyusui. Ada playground dan nursing room kok biar si anak ngga bosen.

Emah Berry sebagai self-proclaimed savvy internet researcher ngerasa kecele, padahal udah berusaha cari info banyak-banyak. Tau gitu kan kami datengnya Selasa/Jumat ajah, nunggunya bentar doank. DOH. Tapi anyway yawdalah. Bersyukur ajah, waktu Berry clan udahan selesai mau melanggang pulang, miris-miris gimana gitu liat ruangan yg tadinya kosong jadi PENUH orang, terus antrian udah sampai 200-an sekian. Bhay bgt dehh. Total hari itu ada 312 walk-in.

Btw. Jempol banget deh untuk sistem onlinenya, tapi saran nih untuk bapak-bapak & ibu-ibu Kantor Imigrasi:

1. Lebih baik pasang poster/LCD gede tentang tata cara isi formulir yang informatif, daripada dibacain pake mic bolak balik. Aduh, annoying bow. Yang ada anak saya (dan saya juga) stress dengerinnya, padahal harus konsentrasi isi formulir.
2. Harusnya tempat fotokopi tetap ada diatas, ribet bow naik turunnya.
3. Kedepannya, mungkin E-passport juga bisa dibalikin biar bisa daftar online yah seperti dulu, jadi sangat mempermudah.
4. Harusnya ada info tentang hari Selasa & Jumat lebih awal operasionalnya, kasian kan emak-emak kayak saya jadi ngerasa #JLEB banget.

Owia, sekali lagi ini pengalaman kami mengurus paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Selatan, jadi bisa ada perbedaan dengan kantor area lainnya. Itu ajah, makasih looohh udah baca kisah perjalanan Berry Clan dalam rangka pembuatan paspor.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s